Bahas tuntas tentang Part of Speech !
Yuk Bahas tuntas tentang Part of Speech !
Bahasa Inggris memiliki tata bahasa yang konsisten, baik dalam aturan dan fungsinya (Grammar rule). Salah satu fungsi yang sangat mendasar adalah bagaimana kata-kata terbentuk menjadi sebuah kalimat yang baik serta bisa dikatakan lengkap dan utuh sebagai kalimat. Nah, untuk menjalankan fungsi itu tentu tidak terlepas dari yang namanya Grammar rule. Part of speech merupakan salah satu contoh aspek yang sangat erat kaitannya dengan tata bahasa (Grammar used). Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana merangkai kata yang tepat.
Pengertian Part of Speech
Part of speech atau disebut juga dengan kelas kata merupakan bagian-bagian dari ucapan yang diperlukan sebagai bahan dasar untuk membentuk sebuah kalimat.
jenis-jenis Part of Speech
Ada 9 jenis kata atau kelas kata dalam
bahasa Inggris, yaitu:
- Verb
Verba atau kata kerja (misalnya: be, have, do, like, work, sing) Setiap kalimat harus mengandung paling sedikit satu verb. Bisa dikatakan, tidak ada kalimat tanpa verb. Jenis-jenis kata lain boleh tidak ada, tetapi verb harus ada dalam setiap kalimat. Bahkan satu verb saja sudah cukup menjadi sebuah kalimat, yaitu dalam ”Imperative sentence” (kalimat perintah). Misalnya: ‘Stop!” (Berhenti!”), “Go!” (Pergi!), “Listen!” (Dengarkan!) dan sebagainya.
Dalam bahasa Indonesia, verb sering disamakan dengan predikat. Pemahaman ini tidak sepenuhnya salah, karena dalam pola-pola kalimat bahasa Indonesia harus selalu ada predikat, sedangkan dalam verb patterns (pola-pola kalimat bahasa Inggris) harus selalu ada verb.
Verb adalah "Action Word", yaitu kata yang menunjukkan suatu tindakan atau perbuatan. Alasannya karena verb menunjukkan suatu tindakan yang dilakukan oleh subject. Padahal, sesungguhnya, tidak semua verb menunjukkan suatu tindakan. Ada juga verb yang menunjukkan suatu keadaan dari subject.
Verb yang menunjukkan suatu tindakan yang dilakukan oleh subject disebut ACTION VERB, sedangkan verb yang menunjukkan keadaan dari subject disebut STATE VERB, atau disebut juga VERB BE.
Contoh:
ACTION VERB:
1. Jessica plays tennis every day.
2. Joe works very hard in his office.
3. I study English. (S-V-O)
4. I live in Sintang. (S-V-Adv/place)
VERB "BE" (STATE VERB):
1. The nurse is smart and beautiful.
2. His father was very happy.
3. I am a student
4. They are hungry
2. NOUN
Kata benda ialah sebuah kata yang digunakan untuk menamai orang, tempat, benda atau sebuah gagasan.
- Nama Orang : Budi, Maya, Robert, Elizabeth, Anwar, Rahmat.
- Nama tempat : Jakarta, Surabaya, New York City, Midwest, Mexico.
- Nama benda : book ,chair, sun, cloud, bicycle
- Gagasan : justice, courage, hope, love.
3. ADJECTIVE
Adjective (kata sifat) ialah sebuah kata yang digunakan untuk membatasi (“Modify”) atau menjelaskan kata benda (Noun) atau sebuah kata ganti (Pronoun). Kata “Modify” berarti “merubah”. Untuk merubah sebuah kata maksudnya merubah makna kata dengan membuat maknanya lebih jelas.
Untuk mengetahui apakah sebuah kata merupakan kata sifat yang berfungsi menjelaskan atau merubah makna sebuah kata benda atau kata ganti bisa diketahui dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
- Jenisnya Apa? Contoh: (blue dress, a false note, a rich lawyer, a short one).
- Yang mana? Contoh: (That flower, third base, the broken bone, the other one)
- Ada berapa jumlahnya? Contoh: (Four times, several girls, each player, some others)
Dari contoh-contoh diatas jelaslah bahwa kata sifat dalam bahasa Inggris merupakan sebuah kata atau kumpulan kata yang fungsi utamanya dalam sintaktsis ialah untuk menjelaskan dan membatasi kata benda (noun) atau kata ganti (pronoun). Tidak semua bahasa punya kata sifat, tetapi kebanyakan, termasuk bahasa Inggris, memilikinya (misalnya dalam bahasa Inggris ada kata sifat seperti big, old, dan tired, dan lain-lain).
4. ADVERB
Sebuah adverb (Kata Keterangan) merupakan sebuah kata yang digunakan untuk menjelaskan kata kerja, sebuah kata sifat atau kata keterangan yang lain. Tanda yang paling mudah untuk mengenali suatu kata adalah adverb atau kata keterangan (adverb of manner) biasanya dibentuk dengan menambahkan kata akhiran –ly pada kata sifat. Contohnya kata great yang dirubah menjadi kata greatly, dan kata beautiful dirubah menjadi beautifully.
(Catatan: perhatikan bahwa beberapa kata yang berakhiran -ly, seperti kata friendly dan lovely, bukanlah kata keterangan, tetapi kata sifat, yang mana dalam kasus ini akar katanya berasal dari kata benda. Ada juga kata sifat yang tidak bisa dilacak asal usulnya yang bersuffiks –ly, seperti kata holy dan silly.
Cara untuk mengetahui bahwa satu kata masuk dalam kategori adverb bisa diketahui dengan memberikan beberapa pertanyaan seperti :
- Where ( Play here, here drove there, i fell down)
- When (Play now, He drives daily, i often fall)
- How (Play well, He drives carefully, fell clumsily)
- To what extent (Do not play, he drove far, i almost fell)
5. PRONOUN
“Pronoun” (dalam bahasa Latin: pronomen) adalah sebuah kata yang digunakan untuk menjadi substitusi atau menggantikan kata benda atau frasa nomina dengan atau tanpa determiner, seperti kata “you” dan “they” dalam Bahasa Inggris. Frasa yang digantikan disebut sebagai anteseden dari pronoun.
Bentuk umum pronoun (Pronomina) yang dapat ditemui dalam bahasa Inggris ialah:
- Personal pronouns
Personal pronouns sebagai kata ganti orang atau benda-benda. Personal pronouns ini bisa dibagi dua : Subjective Pronouns atau pronomina subyektif dan Objective Pronouns atau pronomina obyektif. Pronomina Subyektif digunakan ketika seseorang atau benda merupakan subyek dari kalimat atau klausa. Contohnya: I like to eat chips, but she does not. (saya suka maka keripik, tetapi dia tidak). Sedangkan Pronomina Obyektif digunakan ketika orang atau benda menjadi obyek dari kaliamt atau klausa. Contohnya : Anwar likes me but not her. (Anwar menyukaiku tetapi tidak dia).
- Possessive pronouns
Possessive pronouns digunakan untuk menunjukkan kepemilikan (possession/ownership). Dalam konteks yang ketat, penggunaan pronomina posesif hanya digunakan untuk kata yang secara sintaktik berperan sebagai kata benda. Contohnya ialah Those clothes are mine. Seringkali penggunaan istilah pronomina posesif ini juga digunakan untuk istilah yang disebut juga sebagai possessive adjectives (or possessive determiners) atau “Kata sifat posesif. Misalnya dalam Bahasa Inggris: I lost my wallet.
- Demonstrative pronouns
Demonstrative pronouns membedakan obyek atau orang tertentu yang mengacu dengan orang atau benda yang lain. Misalnya: I'll take these.
6. PREPOSITION
Preposition atau kata depan merupakan suatu kata yang digunakan untuk menunjukkan hubungan antara kata benda atau sebuah kata ganti.hubungan diantara keduanya dapat dilihat dalam rangkai kalimat di bawah ini:
- I walked to the house
- I walked around the house
- I walked through the house
- The book by him is new
- The book about him is new
- The book for him is new
Contoh lainnya: aboard, beyond, on account of, about, but, onto, above, by means of, on top of, according to, concerning, opposite, across from, considering, out, across, despite, out of, after, Down, outside, against, during, owing to and etc.
7. CONJUNCTION
Conjunction ialah kata yang merupakan penghubung secara sintaksis terhadap konstituen yang lebih besar dan juga menyatakan hubungan semantik diantara keduanya. Sebuah konjungsi merupakan penghubung yang posisinya telah tetap atas satu atau dua unsur yang berkaitan, yang membedakannya dengan konstituen seperti kata keterangan konjungtif dalam Bahasa Inggris. Jenis-jenis konjungsi adalah sebagai berikut:
- Coordinating Conjunctions
Coordinating conjunctions atau sering disebut “koordinator” atau “penyelaras”, merupakan konjungsi yang menghubungkan dua atau lebih unsur yang memiliki kepentingan sintaktik yang sama. Contoh: for, and, nor, but, or, yet, dan so. Berikut ini adalah rumus praktis untuk mengetahui beberapa konjungsi co-ordinator dalam bahasa Inggris:
- and: digunakan untuk menghubungkan kata, frasa atau klausa.
- but: menunjukkan kontras atau pengecualian.
- or: menyatakan pilihan pendapat, alternatif atau substitusi untuk gagasan yang memiliki kepentingan yang sejajar atau sederajat.
- nor: meyatakan pilihan gagasan negative
- Correlative conjunctions
Correlative conjunctions (Konjungsi korelatif) merupakan pasangan konjungsi yang bekerja sama untuk menghubungkan dua unsur. Dalam bahasa Inggris misalnya both…and, [n]either…[n]or, and not [only]…but [also], whether... or. Contoh-contohnya:
- Either do your work or prepare for a trip to the office.
- Not only is he handsome but he is also brilliant.
- Neither the basketball team nor the football team is doing well.
- Both the cross country team and the swimming team are doing well.
- Whether you stay or go is your decision.
- Either you get A's or you do not go to school.
- Subordinating Conjunctions
Subordinating Conjunctions atau disebut dengan subordinator merupakan konjungsi yang dikenal sebagai dependent clause atau atau klausa dependen. Konjungsi subordinat yang paling umum dalam bahasa Inggris termasuk berikut ini :after, although, as much as, as long as, as soon as, because, before, if, in order that, lest, since, so that, than, that, though, unless, until, when, whenever, where, wherever, whether, and while.
Complementizers atau “pelengkap” bisa dipertimbangkan sebagai konjugsi subordinat khusus yang menghubungkan complement clauses atau klausa pelengkap (misalnya, "I wonder whether he'll be late. I hope that he'll be on time").
Beberapa konjungsi subordinat seperti (although, before, until,
while), digunakan untuk menghubungkan sebuah frasa selain dari klausa penuh agar menjadi preposisi dengan makna yang sama.
8. INTERJECTION
Interjection (interjeksi) merupakan kata atau frasa yang menunjukkan emosi atau keterkejutan yang tidak mempunyai hubungan gramatikal terhadap kata manapun yang menjadi bagian kalimat. Mereka sering berada dalam pungtuasai yang menunjukan ekslamasi yang jarang digunakan (Crystal,1890:188-189). Lebih baik menghindari penggunaan ini dalam penulisan formal kecuali dalam kutipan langsung. Dalam penggunaan kebanyakan kamus penyingkatan dengan “interj.” berati "interjection." Atau ‘interjeksi. Misalnya kata : Ouch, Hey, Oh my, Wow, psst, Ugh,excellent,well, well.
9. ARTICLE ATAU KATA SANDANG
Article (ART) merupakan kata yang dikombinasikan dengan kata benda untuk menunjukkan tipe refensi yang dibuat oleh kata benda. Artikel menspesifikasikan kepastian gramatikal kata benda yang dalam bahasa tertentu meluas menjadi cakupan volume dan jumlah angka. Artikel dalam bahasa Inggris ialah kata the, a, and an. (kata Some dapat dalam keadaan terntentu berfungsi sebagai bentuk jamak dari “a atau “an”).
Dalam kategori jenis kata klasik, artikel merupakan kategori khusus kata sifat. Beberapa linguis moderen lebih menyukai untuk mengklasifikasikan mereka di dalam jenis kata yang berbeda yaitu, determiner.
Jenis-jenis kata sandang adalah sebagai berikut:
- KATA SANDANG DEFINITE
Kata sandang definite atau tertentu menunjukkan bahwa kata bendanya sudah bersifat spesifik atau tertentu atau dapat diidentifikasi oleh pendengarnya. Kata sandang ini bisa juga mengacu pada apa yang telah disebutkan oleh pembicara, atau sesuatu yang secara spesifik merupakan sesuatu yang unik. Kata sadang definite dalam bahasa Inggris adalah The. Contohnya:
- The children knew the fastest way home.
- Give me the book has a markedly different meaning in
- most English contexts from give me a book.
2. KATA SANDANG INDEFINITE
Kata sandang indefinite menunjukkan bahwa kata bendanya belum bersifat tertentu. Jadi masih sangat umumatau belum teridentifikasi oleh pendengar. Hal ini mungkin mengacu kepada sesuatu yang disebut oleh pembicara pada awal pembicaraan, atau identitas orang atau benda yang dibicarakan bersifat tidak relevan atau hipotetis, atau pembicara mungkin memuat pernyataan umum mengenai sesuatu. Bahasa Inggris menggunakan a atau an (tergantung bunyi awal pada kata selanjutnya) sebagai kata sandang yang tidak tentu. Misalnya:
She had a house so large that an elephant would get lost without a map.
3. KATA SANDANG NEGATIF
Kata sandang negatif menunjukkan status bahwa tidak ada satupun dari kata bendanya dalam keadaan atau sifat tertentu. Kata sandang ini bisa dikatakan tertentu atau tidak tertentu. Di sisi yang lain, beberapa ahli bahasa menganggap jenis kata sandang ini sebagai simple determiner atau kata sandang sederhana. Dalam bahasa Inggris fungsi ini telah dipenuhi oleh kata No. misalnya:
No man is an island.
4. KATA SANDANG NOL
Kata sandang negatif berarti tidak adanya kata sandang. Dalam bahasa yang memiliki kata sandang tertentu, kekurangan kata sandang menunjukkan bahwa kata benda yang disebut tidak tertentu. Para linguis tertarik dengan teori X-bar yang secara sebab akibat menghubungkan fenomena kata sandang nol dengan kata benda yang kekurangan kata pembatas. Dalam bahasa Inggris, kata sandang nol digunakan dalam bentuk jamak atau kata benda massal, meskipun kata “some” dapat digunakan sebagai kata sandang jamak yang tidak tentu. Contohnya :
Visitors walked in mud.
PENGGUNAAN KATA SANDANG
Contoh penggunaan kata sandang dapat dilihat pada tabel berikut ini yang merupakan contoh penggunaan kata sandang tertentu dengan kata The. Ini digunakan baik bentuk kata benda tunggal maupun jamak.
- Tunggal (the taxi, the paper, the apple)
- Jamak (the taxis, the papers, the apples)
Kata sandang a (atau an, ketika diikuti oleh kata benda yang berbunyi vokal) merupakan bentuk kata sandang tertentu. Kata ini digunakan ketika kata bendanya tunggal. Misalnya : a taxi, a paper, an apple. Kata sandang the dan a/an merupakan kata pembatas yang paling umum tapi ada juga yang lainnya misalnya: any taxi, that question, those apples, this paper, some apple ,whatever taxi, whichever taxi.
Beberapa kata pembatas menunjukkan kuantitas: all examples, both parents, many people, each person, every night, several computers, few excuses, enough water, no escape.
Bentuk numeral merupakan kata pembatas jika ia muncul sebelum kata benda. Dalam posisi ini deret hitungnya menunjukkan kuantitas. Misalnya: one book ,two books ,twenty books. Dalam posisi yang sama, deret ukur menunjukkan urutan: first impressions ,second chance ,third prize. Deret ukur memiliki sub kelompok yang termasuk di dalamnya sekelompok kata yang secara tidak langsung berkaitan dengan angka (seperti kata first yang mengacu kata one, second yang mengacu pada kata two, dst). Hal ini disebut deret ukur umum, dan termasuk juga di dalamnya last, latter, next, previous, dan subsequent. Kata-kata ini juga berfungsi sebagai kata pembatas: next week, last orders, previou, engagement, subsequent developments.
References:
Risdianto, F. (2017). Contextual English Grammar: Part of Speech. Retrieved on: September 30th, 2021. Available from: http://www.pakfaizal.web.id/.


Comments
Post a Comment